"Kapan nikah?" "Mana Pacarnya?"

Jangan Jadi Nyebelin, Basa-Basi Ini Harus Dihindari Saat Silaturahmi Lebaran
source: https://istyle.id/

Menanyakan kapan nikah kepada kerabat yang memang masih tampak sendiri di hari raya merupakan basa-basi yang terkesan biasa saja. Tapi, coba pikirkan lagi perasaan dari orang yang mendapatkan komentar tersebut. Mungkin saja ia baru saja gagal dalam sebuah hubungan dan sedang membenahi diri untuk mendapatkan pendamping yang terbaik. Dari pada menanyakan kapan ia mendapatkan jodoh, mengapa tidak fokus pada apa yang sudah dia miliki dan apresiasi, misalnya karir atau studi yang sedang dijalani. Kemungkinan ia akan lebih antusias saat berbincang.

"Ya ampun, gemuk banget sih!", "Kurus banget, gemukin lagi dong!"

Mengomentari tampilan fisik sudah seharusnya mulai dihindari sejak saat ini. Ada banyak hal lain yang bisa dibahas selain mengatakan bahwa seseorang sangat gemuk atau kurus. Terkadang seseorang tidak memiliki kuasa lebih atas tubuh yang ia miliki sekarang. Bisa saja ia sudah mati-matian diet atau memperbanyak makan agar tampak "ideal" di mata orang banyak. Sebagai gantinya, katakanlah bahwa ia tampak lebih bahagia saat ini. Itu akan lebih menyenangkan hati orang dibandingkan menanyakan tampilan fisiknya.

baca juga

"Kapan punya momongan?" "Jangan nunda anak, nanti enggak dikasih, lho."

Jangan Jadi Nyebelin, Basa-Basi Ini Harus Dihindari Saat Silaturahmi Lebaran
source: https://www.rappler.com/

Para pasangan muda yang baru menikah biasanya juga akan mendapatkan serangan mengenai kapan mereka punya momongan. Pertanyaan seperti ini sama seperti pertanyaan kapan mendapat jodoh. Hanya Tuhan yang tahu dan sebagai manusia, kita hanya bisa berusaha. Jangan terlalu menekankan hal tersebut pada orang lain. Siapa tahu mereka memang sedang berusaha dengan menjalani promil. Jadi, lebih baik menanyakan hal lain yang lebih santai seperti bagaimana dengan tempat tinggal baru yang sekarang ditempati, atau beragam pertanyaan ringan lain.

"Kapan si kakak punya adek?"

Tidak selesai pada pertanyaan kapan punya anak, sudah punya anak pun para saudara akan menanyakan "kapan si kakak diberikan adek?". Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sungguh sangat mengganggu dan menyebalkan. Bayangkan saja sulitnya orangtua baru tersebut saat mengurus buah hati pertamanya. Lalu sudah ditanyakan kapan punya anak lagi. Dijamin perbincangan akan menjadi canggung dan tidak nyaman. Jadi, hindari, ya!

baca juga

"Pemilu kemarin pilih siapa?"

Jangan Jadi Nyebelin, Basa-Basi Ini Harus Dihindari Saat Silaturahmi Lebaran
source: https://www.pinterest.com/

Terakhir, topik yang masih panas ini juga seharusnya dihindari untuk dibahas saat silaturahim lebaran nanti. Siapapun berhak memilih pemimpin yang dia inginkan. Kita tidak perlu menanyakan siapa dan alasan dari orang lain dalam menggunakan hak suaranya. Mari ciptakan suasana kondusif di hari raya dengan move on dari topik yang memicu perpecahan tersebut.