Pembengkakan Kandung Kemih

Pembengkakan Kandung Kemih

Tahukah Moms, tenyata rata-rata kandung kemih dapat menyimpan cairan kita sebanyak 15 ons? Jika jumlah cairan dalam kandung kemih terus bertambah akibat tidak dibuang secara teratur, kemungkinan kandung kemih akan membengkak. Terlebih jika Moms sudah menerapkan meminum air putih sebanyak 8 gelas per hari. Sehingga sebanyak apapun air yang Moms minum, kapasitas kandung kemih akan tetap sama. Pembengkakan kandung kemih akibat terlalu banyak cairan akan membuat kandung kemih menjadi lebih sensitif yang akan berpengaruh pada aktivitas buang air kecil di kemudian hari.

Infeksi Saluran Kencing

Infeksi Saluran Kencing

Urin merupakan media paling disenangi oleh bakteri. Membuang urin secara teratur dapat membantu Moms untuk mengeluarkan bakteri, namun jika pembuangan ini tidak teratur dan tertahan pada saluran urin (uretra), bukan tidak mungkin bakteri-bakteri tersebut akan menyerang saluran urin yang bisa menyebabkan infeksi. Infeksi ini ditandai dengan sulit maupun sakit saat membuang air kecil. Waspadai hal ini ya, Moms.

baca juga

Interstitial Cystitis

Interstitial Cystitis

Interstitial cystitis merupakan infeksi kandung kemih yang disebabkan oleh bakteri. Sebelum urin sampai ke saluran kencing, urin akan ditampung dahulu pada kandung kemih. Hal ini juga dapat meningkatkan resiko interstitial cystitis.Gejala dari IC termasuk rasa sakit di panggul dan beser (buang air kecil terlalu sering). Hingga saat ini, belum ada obat untuk IC, meskipun tidak ada obat untuk IC, namun ada sejumlah perawatan untuk membantu penderita IC meringankan rasa sakitnya.

Batu Ginjal

Batu Ginjal

Minum air putih 8 gelas per hari memang sangat baik Moms jika dibarengi dengan pengeluarannya secara teratur. Manfaat utama minum air putih yang banyak adalah untuk membersihkan ginjal dan memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya. Batu ginjal ini sangat rentan untuk diderita orang-orang yang sering menahan buang air kecil yang ditandai dengan sakit pinggang bagian belakang.

Batu ginjal sendiri merupakan "batu" kecil yang terbentuk dalam ginjal karena adanya kelebihan natrium dan kalsium. Endapan tersebut akan terus mengeras jika tidak dikeluarkan melalui urin secara teratur. Batu ini bisa dikeluarkan melalui urin namun akan sangat menyakitkan. Batu dalam ginjal ini sangat berbahaya karena bisa menganggu kinerja ginjal.