Exposure : Influencer Marketing

Viral Barter Exposure Tim Awkarin yang Dihujat Netizen, Apakah Menguntungkan?
source: https://www.instagram.com/awkarin/

Influencer Marketing merupakan sebuah tren bisnis baru yang didukung para selebriti, yang kini juga mencakup selebriti sosial media. Bagi mereka yang bergelut di dunia PR digital, keberadaan influencer ini sangat membantu pemasaran produk bisnis. Pasalnya, keberadaan influencer media sosial juga sama dengan artis dan selebriti lain yang sosoknya dijadikan role model bagi para pengikut atau penggemarnya. Jadi jangan heran jika ada banyak influencer yang kerap dipercaya secara strategis untuk berkolaborasi dengan suatu merek untuk memasarkan dan memperkuat value produk mereka kepada audiens yang ditargetkan.

Secara umum, influencer marketing adalah strategi yang dilakukan dengan mengidentifikasi orang-orang yang memiliki pengaruh kuat pada target audiens tertentu. Dalam strategi influencer marketing, sebuah brand biasanya membentuk kemitraan dengan influencer di mana influencer berkolaborasi untuk mengekspos audiens mereka dengan produk, pesan, atau konten dari brand mereka.

Viral Barter Exposure Tim Awkarin yang Dihujat Netizen, Apakah Menguntungkan?
source: https://www.instagram.com/awkarin/

Influencer biasanya memiliki audiens yang besar dan terikat kuat, sehingga brand tersebut mendapat banyak keuntungan ketika influencer tersebut membagikan atau menyebutkan konten atau produk mereka. Exposure memungkinkan brand untuk muncul ke hadapan publik, khususnya audiens mereka dengan cara yang positif, alami, dan teringat dengan baik.

baca juga


Pengaruh Influencer Marketing dalam Bisnis

Viral Barter Exposure Tim Awkarin yang Dihujat Netizen, Apakah Menguntungkan?
source: https://www.instagram.com/kemalpalevi/

Pada dasarnya, konsep influencer marketing ini sudah ada sejak lama. Para artis yang menjadi brand ambassador produk dari sebuah brand menjadi gambaran bagaimana strategi bisnis ini bekerja. Exposure yang diberikan oleh influencer bekerja sebagai materi pemasaran di mana sebuah produk dapat dikenal publik, khususnya target audiens. Tentu ini akan berpengaruh pada peningkatan penjualan, popularitas brand, hingga pembentukan nilai dari produk dan brand itu sendiri. 

Sayangnya, ini tidak bekerja sesederhana itu. Diperlukan analisis mendalam mengenai seberapa berpengaruhnya seorang influencer dalam memberikan value pada produk. Dalam dunia media sosial, ini dapat dilihat dari tingkat engagement yang dimiliki tiap influencer. Pasalnya, jumlah pengikut tidak menjadi satu-satunya aspek yang dapat menentukan bagaiman exposure dari seorang influencer berpengaruh.

baca juga


Kasus Awkarin Menawarkan Kolaborasi dengan Exposure

Viral Barter Exposure Tim Awkarin yang Dihujat Netizen, Apakah Menguntungkan?
source: https://www.instagram.com/awkarin/

Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan kasus tim Awkarin yang menawarkan kerjasama atau kolaborasi pada sebuah manajemen kafe. Mereka meminta bantuan untuk penyediaan venue acara launching lagu terbaru dari talent manajemen selebgram milik Awkarin ini. Dalam hal ini, mereka menawarkan exposure di mana lokasi kafe ini akan di-tag oleh semua talent yang hadir. Namun, hal ini tidak disambut baik. Sebaliknya, kasus ini malah dibuka ke hadapan publik.

Pertanyaannya, apakah wajar jika selebgram atau influencer menawarkan kerja sama dengan timbal balik berupa exposure?

Viral Barter Exposure Tim Awkarin yang Dihujat Netizen, Apakah Menguntungkan?
source: https://www.instagram.com/awkarin/

Topik ini belakangan menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen, termasuk para influencer itu sendiri. Sebagian dari mereka menganggap bahwa hal ini sangat wajar di mana ini bekerja sebagaimana transaksi business to business. Tentu bukan jadi masalah jika ada kesepakatan. Tetapi, ada pula yang menganggap bahwa tindakan ini seperti 'mengemis' meminta sesuatu gratis hanya bermodal Instagram Story.

Namun, apapun itu, penting bagi seorang pemilik bisnis untuk menganalisis dengan lebih baik bagaimana pengaruh seorang influencer dalam memasarkan produk atau nilai dari brand-nya. Perhatikan juga engagement dan target audiens yang dimiliki oleh influencer tersebut.