Tidak seperti kebanyakan influencer hijabers di instagram yang menarik perhatian karena kecantikan atau gaya busananya, Farah Khaleck justru memberikan inspirasi karena ketangguhannya melawan penyakit Scleroderma yang sudah ia idap selama 14 tahun. Penyakit langka ini membuat penampilan Farah berubah, warna kulitnya menghitam, kulit wajahnya pun menjadi kaku, keras, dan rusak. Lalu sebenarnya apa itu penyakit scleroderma?

Mengenal Scleroderma, Penyakit yang Membuat Farah Khaleck Jadi Inspirasi Banyak Wanita

Penyakit Scleroderma

Scleroderma adalah penyakit auto imun yang ditandai dengan pengerasan dan penebalan kulit serta masalah pada organ tubuh. Kondisi ini terjadi saat sistem imunitas tubuh menyerang jaringan kulit, sehingga kulit menjadi tebal atau keras. Scleroderma bisa terjadi akibat kelainan gen atau pengaruh lingkungan.

Penyakit langka ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu scleroderma sistemik dan scleroderma terlokasi. Scleroderma sistemik mempengaruhi seluruh bagian tubuh seperti kulit, pembuluh darah, dan organ bagian dalam lainnya. Sedangkan scleroderma terlokasi hanya mempengaruhi kulit dan biasanya tidak akan mempengaruhi harapan hidup seseorang.

Penyakit Scleroderma
baca juga

Gejala Scleroderma

Penyakit yang lebih rentan menyerang wanita ini akan menimbulkan beberapa gejala seperti perubahan warna jari kaki dan tangan yang umumnya berubah jadi pucat kebiruan, kulit mengeras, kulit wajah mengencang, terjadi gangguan menelan, penurunan berat badan, diare atau bahkan sembelit.

Farah Khaleck sendiri mengidap scleroderma sejak remaja, dan kini usianya sudah 32 tahun. Farah mengidap scleroderma terlokasi dan penyakitnya ini sempat mempengaruhi rasa percaya dirinya. Ia bahkan sempat sangat membenci penampilan dirinya sendiri dan benci untuk bercermin.

"Penyakit scleroderma sangat mengubah hidupku, mengubah secara drastis 360 derajat. Aku benci melihat cermin, aku membenci diriku sendiri dan bertanya, "siapa aku?", kata Farah, dikutip dari WolipopDetik.

Gejala Scleroderma

Farah Khaleck Menginspirasi Lewat Media Sosial

Kebencian Farah Khaleck akan penampilannya berubah sejak ia memutuskan untuk mengenakan hijab dari tujuh tahun lalu. Sejak mengenakan hijab ia merasa menjadi lebih cantik dan menakjubkan. Meskipun sudah bisa menerima keadaan dirinya, karena penyakit yang diderita Farah tetap kesulitan untuk bersosialisasi dan mendapatkan pekerjaan. Ia lalu  memulai menulis blog, tulisan-tulisan di blognya ternyata mampu menginspirasi banyak orang, mereka mendukung Farah untuk terus berkarya.

Kini wanita yang berasal Nairobi, Kenya ini telah menjadi sosial media influencer. Ia kerap membagikan foto dan dan advokasi mengenai citra diri positif lewat akun instagramnya @farahkhaleck yang saat ini telah memiliki lebih dari 17 ribu followers.

Farah Khaleck Menginspirasi Lewat Media Sosial