Tanda-Tanda Awal Tumit Pecah-Pecah

Moms, secara medis, tumit kaki pecah-pecah juga dikenal dengan celah tumit akibat kapalan. Kapalan ini ditandai dengan menebalnya bagian kulit pada tumit yang lama kelamaan menjadi pecah karena tekanan berat tubuh yang meluas ke samping, menjadikan kulitnya kering, dan menyebabkan tumit kaki pecah-pecah. Hal ini akan mempengaruhi permukaan kulit yang terdiri dari epidermis, dan terkadang bisa menembus jauh ke dalam dermis hingga menyebabkan rasa sakit.
 
Tanda awal yang jelas, yaitu kaki kering, permukaan kaki terutamanya pada bagian tumit kasar, bersisik (terjadinya pengerasan kuli), dan menimbulkan nyeri.

Cara Efektif Mengatasi Tumit Kaki Pecah-pecah, Ketahui Juga Penyebabnya

Kenali Penyebab Tumit Pecah-Pecah

Tumit pecah-pecah sebenarnya tidak bisa digolongkan pada satu jenis penyakit saja. Sebab, harus diketahui dahulu apa penyebab pecah-pecahnya. Ada banyak faktor penyebab tumit pecah-pecah, misalnya dehidrasi, infeksi, bakteri, atau penyebab yang lainnya, yaitu:

  • Bila terkena infeksi seperti psoriasis ataupun dermatitis bisa disebabkan oleh bakteri atau jamur.
  • Menderita eksim
  • Kekeringan kulit akibat telapak kaki sedikit berkeringat
  • Menderita diabetes yang berakibat sedikitnya keringat
  • Memiliki tingkat metabolisme tubuh yang rendah
  • Memiliki kebiasaan berdiri yang lama selama berjam-jam
  • Sering berjalan tanpa alas kaki
  • Mandi terlalu lama dan menggunakan air panas
  • Kulit kering karena iklim, seperti suhu dingin atau kelembapan udara yang rendah
  • Sering mengenakan sepatu dengan desain tumit terbuka sehingga membuat lemak di bagian bawah tumit tertekan dan menjalar ke bagian samping yang memunculkan keretakan kulit tumit lebih mudah
  • Kekurangan vitamin
  • Memiliki kondisi Palmoplantar keratoderma yang menyebabkan penebalan kulit abnormal pada telapak kaki dan telapak tangan
  • Kegemukan
  • Kehamilan
  • Penuaan

 
Penyebab tumit pecah-pecah yang terjadi pada moms harus moms kenali. Sehingga, selanjutnya moms bisa melakukan cara mengatasi dan pencegahan terbaik dari kondisi telapak kaki pecah-pecah yang moms derita.

baca juga
Cara Efektif Mengatasi Tumit Kaki Pecah-pecah, Ketahui Juga Penyebabnya

Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah

Mengatasi tumit kaki pecah-pecah tergantung dari apa penyebab timbulnya pecah-pecah tersebut. Kalau misalnya penyebabnya karena bakteri maka harus ditanggani dengan menggunakan anti bakteri. Sedangkan, jika karena jamur harus menggunakan anti jamur. Untuk mengetahuinya, sebelumnya sample kulit moms harus dilihat terlebih dahulu dengan diperiksa di laboratorium.
 
Adapun cara membedakan kulit yang terkena dehidrasi dan bakteri, bisa dikonsultasikan ke dokter. Dokter akan melakukan anamesa (wawancara) misalnya seperti kebiasaannya bagaimana, apakah moms menggunakan alas kaki atau tidak. Kalau dehidrasi akan ditanya kurang minum atau bagaimana selainnya.
 
Lalu, cara mengatasinya, pertama-tama identifikasi dahulu luka atau pecah-pecah yang ada di tumit. Karena biasanya kondisinya berbeda. Ada yang cuma kering saja. Ada yang berdarah, dan ada pula yang disertai demam.
 
Jika hanya kering bisa diatasi dengan lotion untuk menjaga kelembaban kulit, Vaseline, ataupun salep untuk mengatasi tumit pecah-pecah. Dan, kalau keluar rumah harus menggunakan alas kaki. Sedangkan, kalau tumitnya kering, berdarah, dan disertai demam bisa menjadi penyebab penyakit. Bila seperti itu jangan panic, moms. Minum air yang banyak dan langsung konsultasikan ke dokter kulit. Dokter akan menangganinya dengan tepat.
 
Selain itu, moms juga bisa melakukan perawatan pada telapak kaki. Caranya; rendam kaki di dalam air hangat sekitar 10 menit. Kemudian, bersihkan telapak kaki pecah-pecah. Lalu, keringkan kaki dengan handuk kering dan bersih. Setelah itu, oleskan krim khusus untuk pengobatan kulit pecah-pecah. Cara ini dapat berfungsi untuk membuang sel-sel kulit yang telah mati.

Cara Efektif Mengatasi Tumit Kaki Pecah-pecah, Ketahui Juga Penyebabnya

Cara Mencegah Tumit Pecah-Pecah

Penyebab tumit pecah-pecah bisa moms hindari dengan cara selalu menggunakan sepatu atau alas kaki dengan ukuran yang pas, terbuka, tidak kesempitan, dan menerapkan sol tipis. Moms juga sebaiknya menghindari pemakaian sepatu hak tinggi jika berat badan tidak ideal. Sedangkan, jika alas sepatu terlalu keras sebaiknya gunakan bantalan yang lembut untuk menghindari timbulnya luka pada tumit dan bagian telapak kaki lainnya.
 
Moms juga harus menjaga asupan cairan dengan minum air putih yang banyak untuk menghindari dehidrasi. Makan-makanan yang bergizi juga penting untuk menjaga asupan vitamin dalam tubuh. Namun, bila tumit kaki pecah-pecahnya parah, sebaiknya segera konsultasikan tentang hal ini kepada dokter kulit.
 
Demikianlah yang dapat disampaikan mengenai cara-cara yang efektif dalam mengatasi tumit pecah-pecah. Semoga dapat bermanfaat ya, moms.