Bagaimana tidak? Pria satu ini bukan hanya pintar, dan berwibawa, namun ia juga terkenal dengan rasa cintanya yang begitu dalam terhadap sang istri, Ainun. Bagi Habibie, seumur hidup hanya ada satu wanita dalam hidupnya. Wanita tersebut tak lain adalah Ainun. Meski telah ditinggalkan lebih dulu oleh Ainun pada tahun 2010 silam. Ia tetap mencintai sang istri sepenuh hati. Mengenang kepergian Habibie, simak yuk moms bagaimana romantisnya kisah cinta dua tokoh idola ini!

Sehidup Semati, Kisah Cinta BJ Habibie & Ainun Lebih Romantis dari Romeo-Juliet

1. Mulanya Habibie tidak tertarik dengan Ainun 

Habibie dekat dengan Ainun sejak usia 12 tahun, Kala itu ia mengaku belum tertarik dengan Ainun meski banyak pria yang mengejar-ngejar Ainun. Habibie malah dekat dengan ayah Ainun, menurutnya ayah Ainun adalah sosok yang sangat pintar sehingga ia kerap melontarkan banyak pertanyaan. 

Rupanya kedekatan Habibie dan ayah Ainun sering dimanfaatkan oleh teman-temannya. Mereka yang naksir Ainun atau kakak Ainun ingin datang ke rumah namun takut dengan ayah Ainun yang galak. Kemudian mereka mengajak Habibie dan menghampiri Ainun serta kakaknya saat sang ayah tengah asyik ngobrol dengan Habibie. 

Sehidup Semati, Kisah Cinta BJ Habibie & Ainun Lebih Romantis dari Romeo-Juliet
baca juga

2. Banyak pria kaya yang mendekati Ainun

Kebanyakan pria yang mendekati Ainun memiliki mobil atau merupakan anak dari pejabat negara. Sedangkan saat itu ayah Habibie sudah meninggal dunia saat ia masih duduk di bangku kuliah. Ibunya pun harus banting tulang mencari uang dengan usaha katering untuk membiayai Habibie sekolah. 

Sehidup Semati, Kisah Cinta BJ Habibie & Ainun Lebih Romantis dari Romeo-Juliet

3. Habibie dan Ainun punya kesamaan 

Meski belum tertarik dengan Ainun, rupanya Habibie dan Ainun memiliki satu kesamaan. Kala duduk di bangku SMA, oleh para guru keduanya dicap sebagai siswa-siswi termuda di kelas yang paling cerdas. Tidak jarang guru tersebut sering menggoda Habibie dan Ainun dengan mengatakan jika mereka menikah pasti memiliki anak-anak yang cerdas. Karena sering dijodohkan Habibie jadi merasa malu. 

Sehidup Semati, Kisah Cinta BJ Habibie & Ainun Lebih Romantis dari Romeo-Juliet
baca juga

4. Habibie punya panggilan khusus untuk Ainun

Habibie sering memanggil Ainun dengan sebutan gula jawa karena warna kulitnya yang coklat. Meski demikian, Ainun sama sekali tak pernah marah. Usai 8 tahun menempuh pendidikan di Jerman, Habibie kembali ke Indonesia dan diajak ibunya untuk berkunjung ke rumah Ainun. 

Ibunya khawatir jika Habibie bergaul dengan para bule kemudian menikah dengan mereka. Saat bertemu dengan Ainun, Habibie terkejut melihat Ainun yang semakin cantik. Menurutnya gula jawa yang dulu hitam kini sudah menjadi sosok cantik berkulit putih dan berubah menjadi gula pasir. 

Sehidup Semati, Kisah Cinta BJ Habibie & Ainun Lebih Romantis dari Romeo-Juliet

5. Kisah cinta mereka terjalin begitu kuat

Sejak saat itu cinta mereka terjalin begitu kuat sampai akhirnya Ainun memutuskan untuk menikah dengan Habibie dan ikut tinggal di Jerman. Di tiga tahun awal pernikahannya, Ainun merasa bahwa masa tersebut adalah masa yang paling menantang. Ia didera perasaan kesepian tinggal di negeri orang tanpa teman bicara. Apalagi habibie sering pulang larut supaya bisa mendapatkan promosi pekerjaan. 

Sehidup Semati, Kisah Cinta BJ Habibie & Ainun Lebih Romantis dari Romeo-Juliet

6. Ainun berjuang melakukan semua sendiri supaya Habibie fokus bekerja

Ainun berkata jika ia harus berjuang sendiri supaya Habibie bisa fokus dengan pekerjaannya. “Hidup berat, tetapi manis.” ungkap Ainun. Kebahagiaannya adalah saat malam hari ketika Habibie bisa menjalani aktivitas masing-masing di ruangan yang sama. 

Sehidup Semati, Kisah Cinta BJ Habibie & Ainun Lebih Romantis dari Romeo-Juliet

7. Kehilangan Ainun sama dengan kehilangan pelindung

Namun kemudian dunia Habibie seolah runtuh ketika mengetahui sang istri sakit Ovarium stadium 3-4. Ainun meninggal di tahun 2010 sesuai harapan Habibie, dimana ia memang ingin Ainun yang meninggalkan lebih dulu. 

“Saya merasa bersalah. Saya bisa membantu orang lain tetapi tidak bisa menolong istri sendiri,” ungkap Habibie usai Ainun meninggal. 

Sehidup Semati, Kisah Cinta BJ Habibie & Ainun Lebih Romantis dari Romeo-Juliet

8. Usai kehilangan Ainun, Habibie jatuh sakit

Setelah kehilangan Ainun, Habibie mengidap penyakit psikosomatis. Dokter bahkan memvonis jika ia tidak berbuat apa-apa bisa menyusul hanya dalam waktu tiga bulan. Akhirnya Habibie berusaha bangkit dan menuliskan kisah cintanya bersama Ainun dalam buku berjudul Habibie & Ainun terbit pada November 2010 lalu. Bagi Habibie, Ainun adalah cinta sejatinya. Sosok wanita yang selalu ia doakan agar bisa kembali bertemu dalam kebersamaan abadi. 

Sehidup Semati, Kisah Cinta BJ Habibie & Ainun Lebih Romantis dari Romeo-Juliet

Kini Habibie sudah bahagia bisa tidur untuk selamanya di sisi Ainun. Doanya untuk bertemu Ainun sudah terkabul. Selamat jalan Eyang...