Apakah Moms tengah menanti kelahiran? Saat memasuki usia kehamilan di 36 minggu tentu Anda sudah mulai harap-harap cemas. Apalagi jika yang moms nantikan adalah anak pertama dan dokter sudah memberitahukan bahwa moms dapat melahirkan secara normal. Tentu banyak hal yang ada dalam pikiran. Mulai dari tak sabar untuk menggendong si kecil. Hingga penasaran bagaimana rasanya, berapa lama prosesnya dan kapan masa itu tiba. Apakah harinya akan sesuai dengan perkiraan dokter, lebih cepat atau lebih lambat. Semua ini pasti terus mengisi kepala Anda.

Berpikir positif dan rileks lebih dianjurkan di masa-masa tersebut. Moms tak perlu khawatir berlebihan, karena proses persalinan per vaginam atau normal tidak terjadi tiba-tiba. Terdapat tanda-tanda dari tubuh moms yang akan memberitahukan Anda kapan harus ke rumah sakit. Apa saja? berikut tanda-tanda akan melahirkan normal sudah dekat.

Posisi Janin Sudah Masuk Panggul dan Serviks Mulai Melebar

Bayi akan mulai turun ke panggul. Jika ini kehamilan pertama untuk moms, umumnya akan terjadi 2-4 minggu jelang persalinan. Sebaliknya untuk kelahiran ke sekian kali akan terjadi saat moms benar-benar tenga memasuki proses persalinan. Posisi ini akan membuat moms lebih sering buang air kecil, karena janin mulai menekan kantung kemih moms. Keluhan sulit bernapas yang sempat moms alami pun hilang, karena si kecil terus menjauh dari paru-paru. Posisi janin juga membuat serviks moms mulai terdorong dan melebar.Hal ini terjadi karena serviks juga bersiap untuk membuka jalan untuk  janin saat persalinan tiba.

Posisi Janin Sudah Masuk Panggul dan Serviks Mulai Melebar
baca juga

Nyeri Punggung Semakin Sering Dirasakan

Nyeri punggung yang moms rasakan jelang persalinan bukan lagi karena kandungan yang semakin besar. Akan tetapi karena otot dan persendian moms mulai meregang untuk mempersiapkan kelahiran. Rasa sedikit ngilu di persendiran kadang juga Anda rasakan. Kondisi tersebut disebabkan oleh hormon relaxin yang membuat ligamen di sekitar panggul Anda mulai melonggar. Ini meruapakan cara tubuh moms membuka jalan lebih luas untuk si kecil. Sehingga dia memiliki posisi yang lebih nyaman hingga proses persalinan benar-benar terjadi.

Nyeri Punggung Semakin Sering Dirasakan

Sering Buang Air Besar Bahkan Diare

Tak hanya otot-otot panggul yang mulai lebih lentur. Otot lain pun demikian termasuk pada bagian dubur. Hal ini menyebabkan moms memiliki intensitas buang air besar lebih sering. Beberapa ibu hamil bahkan mengalami diare. Jika ini terjadi memenuhi kebutuhan cairan wajib di penuhi. Sehingga kondisi ini tak berpengaruh pada kondisi kesehatan Anda.  Segera hubungi dokter jika dirasa diare sudah dalam intensitas terlalu sering dalam waktu singkat.

baca juga

Berat Badan Tak Lagi Bertambah Atau Mengalami Penurunan

Saat mulai hamil moms memang dituntut untuk mengalami kenaikan berat badan. Terutama bagi Anda yang memang memiliki indeks masa tubuh yang rendah. Namun jika memasuki trimester akhir mengalami penurunan berat badan, Anda tak perlu khawatir. Karena tidak seperti di trimester awal dan kedua, penurunan ini tidak berpengaruh pada berat badan janin.

Bahkan ketika berat badan moms tetap ada peluang besar berat badan janin tetap akan mengalami kenaikan. Jadi moms tak perlu khawatir. Yang pasti Anda harus tetap menjaga asupan nutrisi dan istirahat cukup. Apalagi memasuki trimester tiga moms akan mulai mudah lelah. Untuk itu moms dianjurkan kmeluangkan waktu  beriistirahat cukup. Sisihkan waktu untuk tidur siang di sela-sela waktu moms mempersiapkan kebutuhan si kecil jelang kelahirannya.

Berat Badan Tak Lagi Bertambah Atau Mengalami Penurunan

Cairan dari Vagina Terus Meningkat

Mendekati proses persalinan cairan keputihan akan semakin sering keluar. Cairan ini bertekstur seperti lendir dan memiliki warna putih pudar. Volumenya akan terus bertambah hingga waktu persalinan semakin dekat. Keputihan terjadi akibat dari sekresi sekresi leher rahim, sel-sel tua dari dinding vagina, dan flora bakteri normal. Jangan lupa kenali baunya. Jika memiliki bau busuk, kemungkinan ada infeksi. Tidak disarankan menggunakan produk-produk pantyliner, sebaliknya moms wajib menjaga kebersihan vagina dan sering mengganti pakaian dalam Anda.

Gunakan pakaian dalam berwarna cerah seperti putih, krem, merah muda dan lainnya. Hal ini agar moms mudah mengenali cairan-cairan yang moms keluarkan jelang persalinan. Termasuk cairan yang diserbut "bloody show". Cairan ini biasanya berbentuk lendiri yang terdiri dari keputihan bercampur darah. Jika ini sudah moms alami segeralah rumah bersalin untuk berisap melahirkan.

Cairan dari Vagina Terus Meningkat

Mengalami Kontraksi yang Kuat Dan Teratur

Rasa nyeri pada perut bagian bawah, dan perut mengencang mungkin sudah anda rasakan sejak memasuki trimester ketiga. Namun pada masa itu mungkin moms hanya merasakannya tidak dalam jangka waktu yang lama. Ini disebut dengan istilan braxton hicks, atau kontraksi palsu.

Sementara jika kontraksi jelang persalinan, akan terjadi secara teratur. Dan semakin lama kontrkasi semakin kuat moms rasakan. Rasa ini pun tidak akan hilang meski moms buat aktivitas. Jika sudah terjadi dalam rentan waktu lima menit sekali selama satu jam.Itu artinya moms bisa langsung ke rumah sekit terdekat.

Mengalami Kontraksi yang Kuat Dan Teratur

Air Ketuban Pecah

Pecahnya air ketuban bisa jadi tanda kelahiran si kecil akan terjadi sebentar lagi. Hal ini yang umum terjadi pada moms yang tidak bermasalah dalam kehamilannya. Namun pecahnya ketuban juga bisa jadi tanda bahaya jika tidak disusul dengan terjadinya kontraksi. Terlebih lagi jika air ketuban telah berwarna hijau, dan kecoklatan. Kondisi ini disebut juga ketuban pecah dini. Setidaknya 15% wanita jelang persalinan mengalaminya. Ketika Anda mengalami ini jangan panik.

Setelah mengamati warna ketuban, moms sambil berjalan menuju rumah bersalin, pastikan cairan tubuh moms terus dipenuhi. Anda bisa mengonsumsi  oralit sebanyak 4 gelas sambil menuju rumah bersalin, atau bisa juga dengan minum air yang mengandung elektrolit lainnya yang kini banyak di jual dan dipercaya kualitasnya. Pemenuhan cairan berguna untuk memastikan bayi moms dalam kondisi baik selama perjalanan ke dokter,setelah ketuban pecah.

Hubungi dokter segera jika Moms mengalami hal-hal berikut ini:

  • Air ketuban pecah dini, namun warnanya kehijauan atau bahkan kecoklatan.
  • Terjadi pendarahan dari jalan lahir pada moms
  • Moms mengalami demam tinggi, bengkak kaki, wajah, tangan, disertai sakit kepala dan kejang-kejang
  • Tali pusar atau tangan bayi keluar dari jalan lahir