Ketegasan dalam Kejujuran

Kisah Orangtua Bijak, Anak yang Bertanggung Jawab dan Penjaga Toko yang Pemaaf
source: https://www.tokyourbanbaby.com/

Cerita dimulai dari sebuah thread di Twitter yang diunggah oleh akun @singgihsahara. Dalam tweet-nya, ia menceritakan bahwa ia kedatangan orangtua bersama anak saat ia sedang menjaga toko. Secara tiba-tiba, kedua orangtua tersebut meminta maaf dan mengutarakan alasannya. Ternyata, saat mereka berbelanja di toko tersebut sehari sebelumnya, sang anak memasukkan sebuah mainan ke dalam tas belanja mereka. Mereka pun meminta maaf dan meminta si kecil juga ikut meminta maaf.


Meminta Hukuman dari Penjaga Toko

Kisah Orangtua Bijak, Anak yang Bertanggung Jawab dan Penjaga Toko yang Pemaaf
source: https://www.timeout.com/

Setelah itu, sang penjaga toko pun memeriksa jumlah stok barang yang ada di komputer. Ternyata benar, ada satu barang yang hilang. Ia pun berkata pada sang anak bahwa ia memaafkan apa yang telah dilakukannya. Ia juga berpesan untuk tidak mengulangi perbuatan itu. Namun, anak tersebut malah menangis dan meminta hukuman. Ia berkata bahwa sang ayah sudah memberinya hukuman di rumah dan sekarang saatnya ia menerima hukuman dari penjaga toko.

baca juga


 

Kisah Orangtua Bijak, Anak yang Bertanggung Jawab dan Penjaga Toko yang Pemaaf
source: https://www.indozone.id/

Kemudian kedua orangtuanya pun meminta penjaga toko untuk memberikan hukuman untuk membuatnya kapok. Akhirnya sang penjaga toko pun meminta anak tersebut untuk merapikan mainan tersebut sesuai dengan warnanya pada rak yang seharunya. Ia pun sempat bertanya pada anak tersebut mengapa ia mengambil mainan ini. Anak itu pun menjawab bahwa ia sangat menginginkan mainan tersebut, tetapi sang ibu menyuruhnya menunggu sampai hasil ujian keluar.


Meminta Izin untuk Diizinkan ke Toko Lagi

Kisah Orangtua Bijak, Anak yang Bertanggung Jawab dan Penjaga Toko yang Pemaaf
source: https://www.beytoote.com/

Setelah selesai menjalankan hukumannya, si anak pun tersenyum cerah serta memeluk dan mencium tangan penjaga toko. Ia juga meminta izin untuk tetap diperbolehkan masuk dan berbelanja di toko tersebut. Semua yang melihatnya pun tertawa. Orangtuanya sempat berniat membayar mainan tersebut 5 kali lipat dari harga aslinya. Itu sebenarnya adalah aturan dari mall terhadap para pencuri yang tertangkap mengambil barang. Tetapi, penjaga toko menolaknya karena mainan yang dikembalikan masih utuh dan lengkap.

Beberapa hari kemudian, anak tersebut kembali ke toko bersama orangtuanya. Anak ini pun dibelikan mainan Tayo berukuran besar dari orangtuanya.

baca juga

Kisah ini seharusnya dapat menginspirasi kita sebagai orangtua tentang pentingnya kejujuran dan bagaimana seorang anak harus bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukannya.