Dilansir dari laman Haibunda, sebenarnya bersin ketika hamil tidak berbahaya untuk bayi. Tapi, bersin bisa jadi tanda penyakit atau masalah signifikan yang dapat berdampak pada bayi. Menurut konselor laktasi Debra Rose Wilson, kondisi ini disebut dengan rhinitis kehamilan yaitu kongesti hidung yang mulai terjadi selama kehamilan dan sembuh dalam waktu dua minggu setelah bayi lahir.

Bersin Saat Hamil Muda Bahayakan Janin? Ini Fakta dan Tips Mengatasinya
source: https://www.haibunda.com/
"Gejalanya meliputi pilek, sesak napas, dan bersin. Nah, bersin ketika hamil nggak berbahaya, baik bagi ibu atau bayi. Bersin juga bukan pertanda adanya komplikasi. Selain itu, bersin nggak memicu keguguran," kata Debra.
source: https://www.haibunda.com/

Bersin ketika hamil memang menyebabkan nyeri di sekitar perut. Rasanya akan sakit dan tidak nyaman. Tapi, tenang saja ya, Moms, ini tidak berbahaya kok. Hal ini terjadi ketika ligamen meregang dan mengendur selama kehamilan.

Namun, jika Moms mengalami bersin yang masih wajar, Moms tidak perlu khawatir. Dikuti Romper, menurut Dr Kameelah Philips, MD, dari OBaby Maternity, bayi tidak akan terkena dampak dari bersin.

Fakta Bersin Tidak Berbahaya Saat Hamil

Hingga saat ini, penyebab sering bersin selama hamil memang belum diketahui, Moms. Tapi diduga ini berhubungan dengan perubahan hormon. Jika Moms memiliki alergi, Moms bisa saja mengalami gejala alergi selama kehamilan. Ini termasuk alergi musiman misalnya alergi serbuk sari dan alergi dalam ruangan seperti alergi bulu binatang peliharaan, tungau, dan debu. Nah, berikut ini fakta bahwa bersin saat hamil tidak berbahaya.

Bersin Tidak Menyakiti Bayi
Moms, bersin saat hamil tidak akan menyakiti bayi dalam perut. Jika Moms justru merasa akan buang air kecil setelah bersin. Itu artinya, bersin tidak cukup kuat untuk berdampak pada bayi.

Nyeri Perut Saat Hamil
Beberapa ibu memang cenderung merasakan nyeri tajam di sekitar perut saat mereka bersin. Hal ini disebabkan karena adanya tekanan otot yang mengelilingi dan mendukung rahim seiring dengan pertumbuhannya semasa kehamilan. Walaupun terasa sedikit tidak nyaman, namun hal ini tidak berbahaya. Tentu ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan apa yang terjadi di dalam rahim.

Fakta Bersin Tidak Berbahaya Saat Hamil
source: https://www.haibunda.com/

Cairan Ketuban Sebagai Bantal Bayi Dalam Perut
Moms, tidak perlu khawatir ketika bersin saat hamil. Bersin menghasilkan peningkatan tekanan perut yang cepat dan sementara. Otot uterus yang tebal dan cairan ketuban di sekitar bayi memberinya bantalan yang sangat baik untuk melawan perubahan tekanan ini.

baca juga

Cara Mengatasi Bersin-bersin Pada Ibu Hamil

Selain mengonsumsi obat untuk mengatasi bersin-bersin saat hamil, Moms bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

  • Taruh air hangat di panci dengan larutan garam lalu hirup uapnya pelan-pelan untuk membersihkan sinus.
  • Gunakan humidifier di malam hari untuk mencegah udara kering agar tidak mengganggu saluran hidung.
  • Gunakan pembersih udara. Siapa tahu bersin-bersin yang Moms alami dikarenakan alergi sesuatu di rumah yang kotor. Sebisa mungkin hindari alerginnya juga, ya.
  • Gunakan nasal saline spray untuk membersihkan sinus.
  • Lakukan vaksinasi flu.
Cara Mengatasi Bersin-bersin Pada Ibu Hamil
  • Jika bersin-bersin tidak bisa dihindari tapi memicu rasa nyeri di perut, coba pegangi perut ketika bersin.
  • Jika Moms punya asma konsultasikan ke dokter tentang obat mana yang aman digunakan selama kehamilan.
  • Olahraga teratur dan konsumsi makanan kaya vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Jika bersin menyebabkan Moms mengeluarkan urine, pad bisa dipakai, Moms. Atau bisa juga selalu bawa celana dalam ganti.
  • Pakai maternity belt untuk membantu mengurangi nyeri perut saat bersin.

Jika bersin selama hamil disebabkan alergi atau flu, beberapa obat penghilang rasa sakit, antihistamin, dan obat alergi aman digunakan selama kehamilan. Tapi, sebelum mengonsumsinya bicarakan obat pilihan Moms dengan dokter ya, Moms.

Semoga informasi ini bermanfaat Mommies.