Melansir dari CNNIndonesia, perineum sunning merupakan salah satu tren yang belakangan ini viral melalui unggahan dari seorang influencer asal California, Amerika Serikat, bernama Meagan. Ia menampilkan foto-fotonya saat berjemur di bawah sinar matahari secara langsung tanpa menggunakan pakaian apapun.

Tren 'Jemur' Alat Kelamin - Perineum Sunning Viral, Waspada Bahayanya Untuk Kulit
source: https://techballad.com/

Dalam unggahannya Meagan menyebutkan bahwa perineum sunning adalah sebuah praktik yang dilakukan Tao kuno dengan menjemur alat vital serta area-area sensitif langsung di bawah sinar matahari. Dengan melakukan ini, dikatakan bahwa seseorang akan memperoleh banyak manfaat, mulai dari meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan energi, memaksimalkan hormon, dan meningkatkan gairah seksual.

Sayangnya, semua manfaat itu masih belum dapat divalidasi kebenarannya karena belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Para ahli di kesehatan juga mengungkap bahwa tidak ada penelitian atau studi yang benar-benar menyatakan bahwa perineum sunning benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. 

Tren 'Jemur' Alat Kelamin - Perineum Sunning Viral, Waspada Bahayanya Untuk Kulit
source: https://www.tag24.de/

Melansir dari Insider, dr. Diana Gall asal Inggris mengungkap bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa kebiasaan berjemur dengan teknik ini dapat memberikan manfaat dan efek pada kebaikan dan kesehatan fisik.

baca juga

Tidak hanya itu, dr. Stephanie Ooi juga mengatakan bahwa penyebaran informasi melalui media sosial ini cenderung membuat kebanyakan orang-orang salah dalam memahami manfaat dari perineum sunning. Bahkan ia mengatakan ini adalah bentuk kesalahan informasi medis yang kerap muncul di media sosial yang sebenarnya dapat merusak atau berbahaya bagi kesehatan. Pasalnya memang tidak ada bukti ilmiah untuk manfaat dari menjemur bokong.

Tren 'Jemur' Alat Kelamin - Perineum Sunning Viral, Waspada Bahayanya Untuk Kulit
source: https://rock929rocks.com/

Sebaliknya, jangankan mendapatkan manfaat, menjemur bokong di bawah sinar matahari malah dapat berisiko pada kerusakan jaringan kulit. Lebih buruknya lagi, hal ini dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Bahkan, menurut ahli dermatologi asal New York, Jeremy Fenton, menjemur area perineum atau alat vital langsung di bawah matahari dapat menyebabkan area tersebut terbakar. Pasalnya bagian tubuh tersebut sangat rentan.

Area perineum sendiri merupakan bagian tubuh yang tidak biasa mendapatkan banyak paparan sinar matahari. Jika diberikan paparan sinar matahari secara langsung terus menerus, respons tubuh pada area akan menunjukkan hal yang berbeda. Selain itu, bagian kulit itu juga cenderung lebih sensitif. Apabila terkena panas yang menyengat tentu sangat berisiko menyebabkan luka bakar.

Tren 'Jemur' Alat Kelamin - Perineum Sunning Viral, Waspada Bahayanya Untuk Kulit
source: https://thehollywoodunlocked.com/

Pertimbangkan juga risiko kanker kulit akibat paparan sinar matahari yang berlebihan. Bahkan, studi sudah membuktikan bahwa area kulit yang lebih sensitif cenderung lebih berisiko tinggi mengalami kanker kulit.