Masih Merasakan Kontraksi

Moms, meski bayi sudah lahir, namun perut Mommies akan terus merasakan kontraksi dalam 24 jam pertama setelah melahirkan. Dan hal ini akan terus berlanjut hingga satu minggu pertama. Kontraksi setelah lahir ini terjadi untuk alasan yang baik, yaitu mengecilkan rahim kembali ke bentuk semula. Kontraksi setelah lahir ini akan terasa sama seperti nyeri haid, namun lebih sakit.

Masih Merasakan Kontraksi

Untuk meringankannya, Moms bisa mengompres bagian perut dengan air atau handuk hangat. Menyusui juga bisa mempercepat proses kontraksi ini selesai. Dan jika Moms merasa sangat sakit sampai tidak bisa bergerak, tanyakan pada dokterkandungan Mommies obat apa yang bisa dikonsumsi selagi menyusui. Tapi gunakan pilihan ini sebagai opsi terakhir ya, saat benar-benar tidak bisa tertahankan sakitnya.

Badan Terasa Pegal

Setelah melahirkan secara normal, daerah vagina akan bengkak, memar, dan kemungkinan besar robek. Dalam 24 jam pertama, tubuh akan seperti baru saja menyelesaikan lari maraton, di mana otot tubuh dari atas hingga bawah akan pegal-pegal.

Badan Terasa Pegal
source: https://health.detik.com/

Cara terbaik untuk meringankannya adalah, usahakan untuk istirahat. Gunakan waktu 24 jam pertama ini untuk benar-benar beristirahat, jangan terima tamu dan jangan bingung dulu soal penampilan ya, Moms. Beristirahatlah dengan tenang, kompres bagian bengkak dan memar dengan air es untuk meredakannya.

baca juga

Banyak Cairan dan Berkeringat

Selama hamil, tubuh Mommies menyimpan banyak cairan yang penting untuk perkembangan bayi. Setelah bayi lahir, tubuh akan kehilangan berat 4-6kg karena berat bayi, cairan ketuban, serta plasenta. Namun sisa cairan itu masih banyak. Karena itu jangan heran dalam waktu hingga satu bulan pertama, tubuh Mommies masih akan terasa seperti hamil enam bulan.

Banyak Cairan dan Berkeringat

Sisa cairan yang banyak itu akan keluar dalam bentuk kencing dan keringat. Dalam 24 jam pertama, mungkin Moms perlu menggunakan popok dewasa untuk mempermudah gerakan agar tidak terus menerus bangun dan pergi ke toilet. Saat ke rumah sakit, bawalah cadangan baju tidur lebih. Karena Moms perlu terus ganti baju akibat keringat yang tak henti-hentinya keluar.

Pendarahan

Bukan cuma cairan air yang keluar dari tubuh, tapi juga cairan darah. Hal ini karena dalam 24 jam pertama, tubuh akan terus mengeluarkan keputihan yang disebut lochia. Dilansir dari laman what to expectlochia adalah sisa darah, lendir, atau jaringan yang terlepas dari rahim. Menggunakan popok dewasa akan membantu agar sisa-sisa perdarahan ini tidak menempel ke mana-mana.

Pendarahan

Tubuh akan mengalami kondisi seperti ini sampai tiga hingga delapan hari ke depan. Namun kondisi ini termasuk normal. Kondisi perdarahan ini mulai tidak normal jika dari hari pertama, yang keluar adalah darah segar (bukan lendir), dan membuat Mommies lemas. Segera hubungi dokter jika memang kondisi ini terjadi Mommies, ya.

baca juga

Payudara Membengkak

Saat baru saja lahir, bayi dan ibu perlu sama-sama belajar caranya menyusui dengan baik. Memang hal ini tidak mudah, bahkan bisa jadi saat prosesnya, payudara jadi terluka. Bayi bisa jadi tidak sabar untuk mendapatkan kolostrum (cairan ASI berwarna kuning pekat yang penting untuk gizi bayi). Belum lagi ditambah dengan badan pegal dan payudara yang sensitif, proses ini bisa saja sangat menyakitkan, terutama bagi ibu baru.

Payudara Membengkak

Cara terbaik untuk meringankannya adalah, konsultasi dengan ahli laktasi tentang bagaimana cara untuk menyusui pertama kali. Banyak membaca mengenai cara menyusui, cara mengarahkan bayi, dan cara menggendongnya yang benar, akan membantumu mengurangi sakit di payudara ini.

Nah Moms, itu tadi 5 hal yang terjadi setelah melahirkan dalam waktu 24 jam yang jarang disadari. Selamat menjadi ibu baru yang berbahagia, Moms.