Nessi Purnomo, seorang psikolog anak berpendapat bahwa anak yang tidur terpisah tidak akan menjadi masalah selama kebutuhan bayinya terpenuhi. Khawatirnya adalah tangisan bayi yang tidak terdengar karena popoknya basah atau haus. Jika bayi terus menerus dibiarkan menangis terlalu lama, kemungkinan seperti stress akan terjadi kepada bayi. Kadar hormon stres kortisolnya akan meningkat.

Tidur Terpisah dengan Bayi? Ketahui Plus dan Minus-nya Yuk Moms!
source: https://fimela.com/
Tidur terpisah untuk membiarkan bayi memiliki privasinya sendiri memang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Orang tua selalu menginginkan anaknya  tumbuh menjadi pribadi yang berani. Namun,tidak semua anak memliki sifat pemberani, beberapa di antaranya memiliki sifat yang sebaliknya, penakut. Hal tersebut  dapat disebabkan oleh beberapa faktir, termasuk pola asuh orang tua saat anak masih kecil. Seperti orang tua yang menemani balitanya tidur, hal tersebut mempengaruhi tumbuh kembang anak. Maka jika orang tua yang terus menerus menemaninya tidur, akan menyebabkan kurangnya keberanian pada anak.
Anak yang sering berbagi tempat tidur dengan ibunya memiliki masalah kesehatan mental yang lebih tinggi daripada anak yang tidur sendirian. Secara konstan anak yang tidur bersama orang tua dapat berakibat menalami gangguan internal di umur 6 tahun. Dengan berbagi tempat juga akan menyebabkan ruang gerak saat tidur semakin sempit, dampaknya tidur menjadi kurang berkualitas yang akan menyebabkan pengaruh terhadap kemampuan kognitif, seperti konsentrasi dan daya ingat. Nah, Moms akan lebih baik jika membiasakan tidur terpisah dengan anaknya agar memiliki kualitas tidur yang baik, sehingga tidak akan mengalami masalah konsentrasi dan daya ingat.
Tidur Terpisah dengan Bayi? Ketahui Plus dan Minus-nya Yuk Moms!
source: https://glitzmedia.co/
Anak yang tidur terpisah dengan orang tuanya akan cenderung dapat mudah bergaul. Kemungkinan besarnya anak akan terbiasa tidur di tempat orang lain atau bersama orang lain ketika memilki kegoiatan di luar rumah. Anak juga tidak akan memiliki tingkat kecemasan yang tinggi dan ketidakpercayaan diri. Maka dari itu, Moms tidak perlu khawatir untuk tidur berpisah dengan anaknya. Hal tersebut dilakukan untuk melatih perkembangan anak.

Memang ada beberapa yang dikhawatirkan orang tua ketika tidur terpisah dengan anak, salah satunya orang tua tidak dapat mendeteksi dengan cepat apabila sesuatu terjadi pada anak, misalnya anak sakit. Kemungkinan tidur terpisah juga dapat membuat anak lebih sulit tidur karena tidak selalu diawasi oleh orang tuanya, karena anak akan merasa aman di bawah pengawasan orang tuanya.