Perlu Moms ketahui, KMS juga berfungsi sebagai pengingat kapan moms harus ke pusat kesehatan untuk memeriksakan perkembangan anak. Jadwal ini dapat dilihat pada lampiran kalender bayi dan kalender balita. Biasanya, Ibu harus mengajak si kecil memeriksakan dirinya di setiap tanggal lahirnya atau 2 hari sebelum atau sesudahnya, setiap bulan untuk bayi, dan setiap 3 bulan untuk anak usia 1-5 tahun.
 

Bagaimana Cara Memantau Perkembangan Anak dengan KMS?
source: https://hellosehat.com

Bagaimana Cara Membaca KMS? 

a. Isikan bulan lahir anak pada 0 bulan lahir
b. Tulis semua kolom bulan penimbangan berikutnya secara berurutan.
c. Tulis bulan saat penimbangan pada kolom sesuai umurnya.
d. Tulis semua kolom bulan penimbangan berikutnya secara berurutan

• Tulis berat badan di bawah kolom bulan saat penimbangan
• Letakkan titik berat badan pada titik temu garis tegak (umur) dan garis datar (berat badan).
• Hubungkan titik berat badan bulan ini dengan bulan lalu. Jika bulan sebelumnya anak ditimbang, hubungkan titik berat badan bulan lalu dengan bulan ini dalam bentuk garis lurus
• Jika anak bulan lalu tidak ditimbang, maka garis pertumbuhan tidak dapat dihubungkan

Bagaimana Cara Memantau Perkembangan Anak dengan KMS?
source: https://kaskus.id
baca juga

Bagaimana Menentukan Status Pertumbuhan anak?

Status pertumbuhan anak dapat diketahui dengan 2 cara yaitu dengan menilai garis pertumbuhannya, atau dengan menghitung kenaikan berat badan anak dibandingkan dengan Kenaikan Berat Badan Minimum (KBM). 
 

Bagaimana Cara Memantau Perkembangan Anak dengan KMS?
source: https://kaskus.id

Di setiap pertemuan, tenaga medis akan melakukan pemeriksaan, pemberian obat, penilaian, ataupun penyuluhan. Hasil dari pertemuan itulah yang tercatat di KMS, sehingga moms bisa memantau perkembangan anak. Berikut hal-hal yang biasanya tenaga medis konsultasikan dengan moms dan mencatatnya dalam KMS:

  • Panjang atau tinggi badan bayi: pertambahan panjang atau tinggi badan per satu bulan atau per tiga bulan, serta status pertumbuhan
  • Perkembangan psikomotor: status perkembangan psikomotor
  • Pola makanan dan berat badan: pertambahan berat badan setiap bulan atau setiap 3 bulan, dan status gizi
  • Imunisasi: status imunisasi
  • Kesehatan jasmani: sebab-sebab morbiditas, antara lain penyakit, cacat, cedera, gangguan emosi, kelainan tingkah laku
  • Penggunaan kontrasepsi dan keluarga berencana
  • Kesehatan perorangan dan lingkungan.
Bagaimana Cara Memantau Perkembangan Anak dengan KMS?
source: https://byunbaeknajla.files.wordpress.com