Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, sejarah DKI Jakarta ternyata sangat panjang sebelum akhirnya menjadi Ibu Kota negara. Dan, sejarah sejarah Jakarta tersebut belum banyak orang tahu. Kira-kira apa saja?

13 Kali Berganti Nama

Wow, ternyata Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta pernah 13 kali ganti nama, lho! Sebelum menjadi Provinsi Jakarta, dulu Jakarta hanya sebuah pelabuhan kecil dengan nama Sunda Kelapa, yang kemudian berubah menjadi Jayakarta. Luas Jakarta tentu tidak seperti sekarang. Setelah itu pemerintah Belanda mengubah nama Jayakarta menjadi Sta Batavia, lalu pada tahun 1905 berubah lagi menjadi Gemeente Batavia. Sekitar tahun 1942, ketika Jepang menduduki Jakarta nama Batavia berubah menjadi Jakarta Toko Betsu Shi, dan setelah Jepang menyerah pada sekutu nama tersebut berubah lagi menjadi Pemerintah Nasional Kota Jakarta.

13 Kali Berganti Nama
source: https://hitput.com/

Setelah Jakarta dikuasai oleh pemerintah NICA, namanya kembali berubah menjadi Stad Gemeente Batavia. Kemudian pada 24 Maret 1950, nama kota ini berubah lagi menjadi Kota Praja Jakarta. Setelah itu pada 18 Januari 1955 berganti nama lagi menjadi Kota Praja Djakarta Raya. Dan barulah pada tahun 1961 terbentuklah Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya.

baca juga

Maskot Jakarta

Tahu nggak, Sih? Kalau kamu mengira bahwa maskot Jakarta adalah Monas, ternyata kamu salah. Maskot sebenarnya menurut sejarah Jakarta adalah Elang Bondol dan Salak Condet. Mengapa Elang Bondol dan Salak Condet terpilih menjadi maskot Jakarta? Sejarah DKI Jakarta mengatakan bahwa dulu Jakarta memiliki banyak sekali pepohononan rimbun dan tanah yang luas, nah karena udara Jakarta yang masih sejuk, Elang Bondol sering terlihat mengitari langit Jakarta. Dan salak condet adalah buah asli dari Kota Jakarta yang tumbuh di sekitaran daerah Condet.

Maskot Jakarta
source: https://lifestyle.okezone.com/

Memiliki Banyak Museum

Jakarta memiliki 47 museum yang tersebar di seluruh penjuru Kota Jakarta. Salah satunya adalah Museum Fatahillah yang berada di Kota Tua yang dahulu pernah menjadi Balai Kota batavia.

Memiliki Banyak Museum
source: https://id.wikipedia.org/
baca juga

Stasiun Kereta Terbesar Di Asean

Stasiun Jakarta Kota yang sudah berdiri sejak tahun 1870 ini merupakan stasiun terbesar di Asean. Stasiun yang juga merupakan cagar budaya ini tercatat sebagai stasiun terbesar dengan kapasitas 580 kereta yang dioperasikan.

Stasiun Kereta Terbesar Di Asean
source: http://ulinulin.com/posts/

Nah, itu tadi 4 sejarah Jakarta yang jarang orang ketahui. Bagaimana? Mengejutkan, kan?