Jahe putih adalah salah satu tanaman rempah-rempah yang berasal dari India, namun saat ini sudah banyak dilestarikan serta tumbuh di Indonesia. Tanaman jahe putih dikenal sebagai tanaman rempah-rempah yang memiliki rasa cukup pedas sehingga dapat dijadikan sebagai efek penghangat. Tapi ternyata tidak hanya sebagai penghangat lho, ada beberapa penyakit yang bisa diobati dengan jahe putih. Apa saja?

Mengatasi Masalah Pencernaan


Tidak hanya sebagai penghangat, jahe putih manfaatnya juga bisa mengatasi masalah pencernaan, lho. Kandungan phenolic dalam jahe berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada dalam pencernaan. Jahe juga dapat membantu mengeluarkan gas berlebih yang ada di sistem pencernaan.

Mengatasi Masalah Pencernaan
source: https://sumber.com/


 

baca juga

Mengurangi Mual


Jika Moms saat ini sedang hamil maka  jahe dapat meredakan mual tersebut. Tidak hanya mual ketika hamil, tapi juga mual yang disebabkan oleh vertigo, maupun efek samping pengobatan kanker. Untuk mengatasinya Moms bisa mengonsumsi jahe dengan cara dimakan atau diminum. Jahe dalam bentuk permen juga baik untuk mengatasi mual saat hamil.

Mengurangi Mual
source: https://hellosehat.com/


 

Menurunkan Resiko Stroke


Stroke terjadi karena jantung tidak sehat. Nah, untuk itu dengan Moms mengkonsumsi jahe putih secara rutin dan teratur, maka akan membantu meningkatkan kesehatan jantung. Jadi jahe putih juga dapat dimanfaatkan untuk mencegah Moms mengalami stroke.

Menurunkan Resiko Stroke
source: https://www.suara.com/


 

baca juga

Mengobati Kista


Ternyata jahe putih untuk kista juga bisa lho, Moms. Jahe putih adalah bahan herbal yang memiliki sifat antiradang kuat sehingga ampuh untuk meredakan radang dan nyeri. Selain itu, jahe juga bisa meningkatkan suhu tubuh sehingga haid jadi lebih lancar. Moms bisa membuat Jus Jahe.
 

Mengobati Kista
source: http://ipospedia.com/

Untuk membuat jus jahe, Moms cukup mencampur 2 buah jahe (berukuran 2,5 cm), 2 batang seledri, ½ gelas jus apel, dan ¾ nanas dalam blender. Minum jus ini sekali sehari hingga kistanya hilang. Alternatif lain yang lebih mudah adalah dengan minum teh jahe 2-3 cangkir setiap hari.
 

Mengobati Kanker


Jahe putih untuk kanker juga bisa Moms. Jahe mengandung gingerol yang berperan dalam mencegah kanker. Gingerol dapat mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar.

University of Minnesota melakukan percobaan kepada sekelompok tikus, pada kelompok yang diberi gingerol terdapat 4 tikus yang mengalami tumor usus besar, sementara pada kelompok yang tidak diberi gingerol terdapat 13 tikus yang mengalami pertumbuhan tumor.

Sampai pada hari ke-49 penelitian, seluruh tikus yang tidak diberi gingerol akhirnya disuntik mati karena pertumbuhan tumornya sudah terlalu besar, sementara pada tikus yang diberi gingerol ukuran tumornya setengah dari ukuran tikus yang disuntik mati.

Mengobati Kanker
source: https://www.ngopibareng.id/

Dari penelitian ini juga diketahui bahwa gingerol dapat mencegah penyebaran dan mengurangi tingkat keparahan sel tumor. Penelitian tersebut memberikan hasil positif bahwa Gingerol dinilai mampu mencegah penyebaran dan bertambah parahnya sel tumor yang sudah tidak dapat dioperasi.

Sebenarnya jahe putih dan jahe merah sama-sama memiliki banyak manfaat untuk kehidupan. Hanya saja jahe merah memiliki rasa yang lebih pedas dari pada jahe putih. Nah, Moms ternyata banyak kan manfaat jahe untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Selamat mencoba ya, Moms.