Moms tahu kue cubit kan? Beberapa tahun lalu kue cubit merupakan salah satu jajanan hits yang banyak disajikan di cafe tempat nongkrong para milenial. Kue manis berbahan dasar susu dan tepung terigu yang menyerupai pancake tapi dalam bentuk yang lebih kecil dan tebal ini dimodivikasi dengan beragam pilihan toping dan warna sehingga pernah menjadi dessert dan camilan andalan. Meskipun kini kepopuleran kue cubit telah sedikit menurun, tapi rasa nikmat dan manis dari kue ini pasti masih menjadi favorit bagi sebagian orang.

Sempat Hits! Begini Asal Usul dan Cara Membuat Kue Cubit

Asal-Usul Kue Cubit

Pada awalnya kue cubit adalah jajanan kaki lima yang populer di Jakarta. Dahulu kue ini dijajakan di sumber-sumber keramaian seperti di sekolah atau tempat umum yang ramai pengunjung. Sebelum populer dan mengalami modivikasi, kue cubit hanya disajikan dengan taburan meises.

Asal-usul kue cubit sendiri diyakini dari kuliner khas Belanda, dan asal penamaan kue cubit adalah karena dalam proses pemasakan kue yang telah matang akan 'dicubit' atau diambil dengan alat pencapit oleh si pedagang. Pengambilan dengan cara 'mencubit' tersebut dilakukan karena kue cubit dimasak dalam cetakan baja yang memiliki cekungan-cekungan kecil sebagai tempat pemasakan adonan kue.

Asal-Usul Kue Cubit
baca juga

Aneka Kue Cubit Kekinian

Seiring berkembangnya zaman, kue cubit tak lagi menjadi sekedar jajanan kaki lima anak sekolahan. Kue ini menjadi bukan hanya adonan terigu dan susu, tapi telah dimodivikasi ke dalam aneka ragam rasa adonan seperti taro, greentea dan red velvet. Topingnya pun tak lagi sebatas meises, tapi tersedia juga berbagai toping kekinian seperti Keju, Nutella, Milo, Oreo, ataupun Kitkat. Penjualan kue cubit pun tak hanya sebatas di pinggir jalan, tapi bahkan banyak cafe dan restoran menyajikan kue ini sebagai dessert atau cemilan andalah. 

Aneka Kue Cubit Kekinian

Cara Membuat Kue Cubit

Jika moms tertarik untuk mencoba membuat kue cubit di rumah, maka sebelumnya moms harus menyiapkan beberapa alat yaitu loyang atau wajan cetakan adonan dan mixer untuk mencampur.

Bahan yang diperlukan yaitu:

  • 100 gr tepung terigu protein sedang,
  • 100 gr gula pasir ayak,
  • 100 gr margarin cair,
  • 1 sdt baking powder,
  • 2 gr ragi,
  • 3 butir telur,
  • 130 ml susu cair, dan
  • 1 sdr bubuk vanilli

Cara membuatnya yaitu:
- Kocok gula dan telur dengan mixer kecepatan sedang hingga mengembang. 
- Masukkan tepung terigu yang telah diayak ke dalam adonan gula dan telur sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
- Tuang margarin cair, aduk hingga rata lalu masukkan baking powder, ragi dan vanilli kemudian aduk kembali hingga rata dan adonan mengembang.
- Tuang susu cair sedikit demi sedikit, aduk kembali lalu diamkan adonan sekitar 15 menit agar mengembang sempurna.
- Siapkan loyang/cetakan kue cubit, panasi dengan api kecil dan jangan lupa olesi cetakan dengan minyak goreng.
- Setelah cetakan panas, masukkan adonan secara perlahan, tutup dan tunggu adonan sampai hampir matang lalu taburi toping sesuai selera.
- Tutup kembali hingga adonan matang dan siap untuk diangkat.

Cara Membuat Kue Cubit
baca juga

Cara Membuat Kue Cubit Sederhana Tanpa Mixer

Moms tak punya mixer dan tetap ingin membuat kue cubit? Bisa saja! Yang harus moms siapkan hanyalah loyang/cetakan untuk memasak kue. Dan bahan-bahan yang diperlukan sama dengan yang telah disebutkan sebelumnya, bedanya moms harus mengaduk adonan menggunakan whisker atau spatula balon.

Cara membuat kue cubit tanpa mixer yaitu:
- Campurkan telur dan gula pasir menggunakan whisker hingga adonan mengembang.
- Setelah itu masukkan sedikit demi sedikit tepung terigu sambil terus mengocok dengan whisker.
- Lalu tambahkan bahan lain seperti vanili bubuk, baking powder, mentega cair dan aduk kembali hingga rata.
- Tambahkan susu cair ke dalam adonan, aduk kembali.
- Setelah adonan rata diamkan sekitar 30 menit lalu masak dalam cetakan seperti instruksi pemasakan di atas.

Selamat mencoba dan berkreasi moms!

Cara Membuat Kue Cubit Sederhana Tanpa Mixer