Teh Oolong
Teh menjadi minuman yang populer di dunia sejak ratusan tahun yang lalu. Ada beberapa jenis teh yang kerap dikonsumsi sebagai minuman antara lain teh hijau, teh hitam, teh putih, dan teh oolong. Keempat jenis teh tersebut merupakan hasil olahan daun, tunas, dan batang dari tanaman Camellia Sinensis.

Ketahui Manfaat, Efek Samping dan Aturan Minum Teh Oolong Saat Hamil
source: https://www.google.co.id/amp/s/m.merdeka.com/amp/sehat/tak-hanya-teh-hijau-4-jenis-teh-ini-juga-kaya-manfaat.html

Semua jenis teh, termasuk teh oolong kaya akan kandungan antioksidan, polyphenol dan flavonoid yang dapat membantu menangkal radikal bebas penyebab kanker dan penyakit mematikan lainnya. Teh juga mengandung kafein dan theanine. Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat, jantung, dan otot. Teh oolong juga mengandung teofilin dan teobromin yang mirip dengan kafein.

Kendati berasal dari tanaman yang sama, namun setiap jenisnya memiliki perbedaan, terutama dari segi pengolahan hingga khasiatnya. Teh oolong merupakan teh yang melalui proses fermentasi sebagian, sedangkan teh hitam diolah melalui fermentasi keseluruhan, dan teh hijau tanpa proses fermentasi sama sekali. Semakin banyak proses fermentasi yang dijalani, kandungan polyphenol di dalam teh akan berkurang. Sementara itu, proses fermentasi sendiri menyebabkan pembentukan dua senyawa, yakni theaflavin dan thearubigins. Senyawa ini memberikan rasa dan warna yang khas, serta manfaat kesehatan tersendiri pada teh oolong dan teh hitam.

Kandungan nutrisi teh oolong
Mirip dengan teh hitam dan hijau, teh oolong mengandung beberapa vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu untuk kesehatan tubuh.

Ketahui Manfaat, Efek Samping dan Aturan Minum Teh Oolong Saat Hamil
source: https://www.alodokter.com/khasiat-hebat-teh-oolong-yang-perlu-anda-diketahui

Secangkir teh oolong diseduh, kira-kira akan mengandung beberapa zat seperti di bawah ini :
* Fluoride: 5-24% dari RDI.
* Mangan: 26% dari RDI.
* Kalium: 1% dari RDI.
* Sodium: 1% dari RDI.
* Magnesium: 1% dari RDI.
* Niasin: 1% dari RDI.
* Kafein: 36 mg.

Beberapa antioksidan utama dalam teh oolong yang dikenal sebagai polifenol teh, adalah theaflavin, thearubigins, dan EGCG. Kandungan ini bertanggung jawab atas banyak manfaat kesehatannya.

Teh oolong juga mengandung theanine, asam amino yang bertanggung jawab atas efek relaksasi.

baca juga

Manfaat teh oolong untuk kesehatan
Meskipun teh hijau dan teh hitam merupakan jenis the yang paling banyak ditemui di berbagai negara maju, namun keberadaan teh oolong juga banyak dicari lantaran khasiatnya. Adapun beberapa manfaat teh oolong yang perlu Moms ketahui antara lain:

  • Menjaga Kadar Kolesterol. Dari sebuah penelitian skala kecil, kandungan antioksidan pada teh oolong diyakini  dapat membantu menjaga  kadar kolesterol dalam tubuh pada pasien dengan penyakit jantung koroner.
  • Mengurangi Risiko Kanker Ovarium.  Sebuah studi mengungkapkan bahwa meminum teh hijau, teh hitam maupun teh oolong setiap hari dipercaya dapat mengurangi risiko kanker ovarium pada wanita.
  • Mengobati Alergi Kulit. Tak hanya baik untuk kesehatan kulit, sebuah penelitian juga menemukan bahwa meminum cangkir teh oolong diduga dapat membantu mengatasi dermatitis atopik.
Ketahui Manfaat, Efek Samping dan Aturan Minum Teh Oolong Saat Hamil
source: https://www.google.co.id/amp/s/hellosehat.com/hidup-sehat/kebugaran/alasan-menurunkan-berat-badan/amp/
  • Menstabilkan Gula Darah. Penderita diabetes tipe 2 cenderung memiliki kadar glukosa darah yang tinggi. Berdasarkan sebuah studi dalam skala kecil, teh oolong diduga kuat dapat  membantu penggunaan obat diabetes untuk  menjaga kadar glukosa dalam darah.
  • Mencegah Tekanan Darah Tinggi. Penelitian di Cina menunjukkan bahwa minum teh oolong secara teratur setiap hari juga dipercaya dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi hingga sekitar 50%.
  • Mencegah Osteoporosis. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi teh oolong memiliki kepadatan tulang yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi.
  • Membantu Menurunkan Berat Badan. Konsumsi oolong dipercaya dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang berkaitan dengan penurunan berat badan.

 

Manfaat teh oolong bagi ibu hamil
Ibu hamil pun juga bisa mendapatkan manfaat dari mengonsumsi teh oolong ini lho, Moms. Secangkir teh oolong dapat meredakan rasa tidak nyaman di pagi hari (morning sickness) karena bersifat menenangkan.

Ketahui Manfaat, Efek Samping dan Aturan Minum Teh Oolong Saat Hamil
source: https://bidanku.com/bolehkah-ibu-hamil-minum-teh

Teh oolong juga memiliki zat antioksidan yang baik bagi ibu hamil. Namun, teh oolong ini tidak bisa terlalu banyak diminum karena akan ada efek samping yang ditimbulkan. Apa saja ya Moms?

baca juga

Efek samping teh oolong 
Meskipun diyakini memiliki segudang manfaat, Moms juga perlu membatasi asupannya. Mengonsumsi teh oolong lebih dari lima cangkir sehari dapat menyebabkan beberapa efek samping, mulai dari yang ringan hingga serius. Hal tersebut dikarenakan pengaruh buruk dari kelebihan kafein. Adapun efek samping yang dapat ditimbulkan antara lain sakit kepala, pusing, denyut jantung tidak teratur, susah tidur, gugup, diare, muntah, iritasi, telinga berdenging, hingga kejang-kejang.

Ketahui Manfaat, Efek Samping dan Aturan Minum Teh Oolong Saat Hamil
source: https://www.google.co.id/amp/s/hellosehat.com/kehamilan/melahirkan/perdarahan-setelah-keguguran/amp/

Untuk ibu hamil sendiri kelebihan kafein dapat menyebabkan bayi terlahir prematur dan membahayakan kesehatan janin. Nah, sebenarnya berapa anjuran yang tepat bagi ibu hamil dapat mengonsumsi teh oolong ini? Kita simak yuk Moms!

Aturan konsumsi teh oolong untuk ibu hamil
Teh oolong memiliki kandungan 40-50 mg kafein per cangkir. Jika Moms minum 4-5 cangkir sehari, asupan kafein yang didapat bisa mencapai 200 mg. 

Studi dari Kaiser Permanente, Northern California, menemukan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi lebih dari 200 mg kafein setiap hari memiliki risiko keguguran dua kali lipat dibandingkan yang tidak mengonsumsinya. Namun, studi lain yang dilakukan oleh National Institutes of Health tidak menemukan kaitan antara konsumsi kafein sebesar 340 mg dengan risiko keguguran.

Ketahui Manfaat, Efek Samping dan Aturan Minum Teh Oolong Saat Hamil
source: https://m.kumparan.com/@kumparanmom/bolehkah-ibu-hamil-minum-teh

Untuk amannya, para ahli sepakat bahwa sebaiknya Moms yang sedang hamil mengonsumsi tidak lebih dari 200 mg kafein per hari. Kafein dalam bentuk apa pun dapat memberi stimulasi berlebihan selama kehamilan. Selain itu, kafein juga bisa membebani organ hati, yang sebenarnya sudah bekerja keras selama hamil.

Nah, nikmati manfaat minum teh oolong saat hamil ya, Moms. Tapi ingat, jangan berlebihan.